Sunday, 4 July 2010

si hitam di parangtritis..


pantai memang slalu membawa keceriaan..awalnya..saat melihat pantainya dr jauh..aku berpikir “oh pasir pantainya hitam ya” dgn nada kecewa..krn kita tau pasir putih selalu lebih memukau..tp setelah berjalan di pasir hitamnya yg kering..trnyata si hitam ini berkilau2 dgn indah sampai aku brpikir “jangan2 ini ada berliannya”..dan kata si gendut “ini ada timahnya kaynya..liat aja pasir hitamnya berkilau”..hehe kita mereka-reka menurut pikiran kita sendiri..lucu…

dan setelah berada di antara org2 di tepi pantai aku bener2 terkagum..hanya pantai ini yg pernah aku datangi yg org2nya semua ceria, tertawa, teriak tanpa harus menceburkan diri ke lautnya..semua wajah keliatan bahagia walaupun hanya sekedar berdiri memandang ombak..

aku jg bahagia seperti mereka..tertawa kegirangan seperti anak kecil..memang seh awalnya tdk mau sampai basah..tp setelah tersapu ombak yg lumayan besar dan celana mulai basah..ah basah, basah sj sekalian..mulailah mendatangi ombak dan kemudian berlari pd saat ombak mendekat..diam memijakkan kaki saat ombak mulai surut..merasakan air menarik pasir di bawah tapak kaki..membuat istana pasir..tersapu ombak dan hancur..tp setelah itu membuat istana pasir lagi..tdk ada kecewa pd saat istana pasirnya rusak..ini namanya keceriaan tak berbeban..atau mungkin jg di cap “beginilah kalau masa kecil kurang bahagia”..

sangat indah..org kadang bertanya “apa seh yg kamu cari ke tempat2 seperti itu”..aku mengutip kata soe hok gie “aku tdk berbicara tentang manfaat dan guna..aku berbicara kepadamu tentang cinta dan keindahan”..mungkin ini salah satu cara mendekatkan diri dan mengagumi penciptamu..ternyata kita sangatlah kecil..lbh kecil dr atom di setiap butiran pasir diantara pasir pantai..dan bahwa Kaulah diatas segalanya..

No comments:

Post a Comment